Peralatan Inspeksi Kualitas

Alat Uji Kekerasan Vickers

 

Dalam industri manufaktur perangkat keras, alat uji kekerasan Vickers merupakan alat uji utama yang digunakan untuk mengevaluasi karakteristik kekerasan berbagai produk logam. Produk perangkat keras seperti sekrup, mur, komponen CNC, komponen stamping, dll., kinerja dan masa pakainya sangat bergantung pada kekerasan material. Oleh karena itu, pengujian kekerasan merupakan salah satu mata rantai utama untuk memastikan kualitas dan keandalan produk.

Vickers Hardness Tester

 

Proses Deteksi
 
01 Pekerjaan persiapan

Bagian yang lebih bersih memastikan bahwa permukaan objek yang diuji bersih dan bebas dari noda untuk menghindari pengaruh pada hasil pengukuran, dan alat ukur gambar dikalibrasi sesuai dengan standar atau bagian referensi yang disediakan oleh pelanggan untuk memastikan keakuratan pengukuran.

 
02 Pilih beban dan titik uji yang sesuai

Pilih komponen yang akan diuji sesuai dengan desain dan penggunaan komponen tersebut. Untuk komponen dengan bentuk yang rumit atau ukuran yang kecil, perhatian harus diberikan untuk menghindari tepi atau komponen yang melengkung saat memilih titik lekukan guna memastikan keakuratan pengukuran dan memilih beban yang diterapkan sesuai dengan kisaran kekerasan material dan ketebalan sampel. Biasanya, kisaran beban yang digunakan dalam industri manufaktur perangkat keras adalah antara 10g dan 1000g.

 
03 Uji operasi

Sampel ditempatkan pada platform penguji kekerasan Vickers, disesuaikan ke posisi yang tepat, penguji kekerasan diaktifkan, penekan berlian ditekan ke permukaan sampel dengan kecepatan konstan, ditahan selama waktu tertentu (biasanya 10 hingga 15 detik), dan kemudian diturunkan untuk mengukur panjang diagonal lekukan melalui mikroskop atau sistem pengukuran otomatis.

 
04 Perekaman dan analisis hasil

Alat uji kekerasan Vickers modern biasanya dilengkapi dengan sistem perhitungan otomatis, yang dapat langsung menampilkan nilai kekerasan, merekam hasil uji kekerasan, dan membandingkan serta menganalisis dengan spesifikasi produk atau persyaratan desain. Jika nilai kekerasan berada di luar kisaran standar, proses pembuatan harus ditinjau ulang untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah.

 
05 Penanganan sampel dan pelaporan kualitas

Setelah pengujian selesai, sampel disimpan atau diproses dengan benar untuk pengujian atau pengarsipan berikutnya, dan hasil pengujian dimasukkan ke dalam proses kontrol kualitas untuk memastikan bahwa produk perangkat keras yang diproduksi memenuhi standar industri dan persyaratan pelanggan dalam hal kekerasan. Jika perlu, sesuaikan dan optimalkan proses produksi.

 
06 Pembuatan laporan

Buat laporan uji kekerasan yang merinci kondisi pengujian, informasi sampel, nilai kekerasan, dan penyimpangan apa pun. Laporan ini biasanya disimpan sebagai bagian penting dari jaminan kualitas produk.

 

 

Permintaan Penawaran

Bicaralah dengan Pakar
Tim kami siap membantu. Silakan isi formulir di bawah ini untuk memulai.
* menunjukkan kolom yang wajib diisi.